Wednesday, 29 March 2017

CONTOH RESENSI BUKU - CONTOH RESENSI BUKU

CONTOH RESENSI BUKU - CONTOH RESENSI BUKU


Aenze Blog - Assalamualaikum dan Selamat sejahtera untuk kita sekalian, semoga senantiasa sehat dan dalam keadaan terbaik.

Oke langsung saja kali ini Aenze Blog akan berbagi tentang Resensi Buku - dimulai dari poin unsur-unsur dalam penulisan resensi sampai ke contohnya. Contoh yang saya muat di bawah ini adalah resensi buku yang ditulis oleh teman facebook saya, dia adalah penulis muda dari banten. Namanya Ade Ubaidil, untuk melihat blognya silakan mampir di www.quadraterz.com.

Baiklah dimulai dari > Unsur – Unsur Dalam Resensi, berikut ini :


1. Identitas buku
2. Judul resensi
3. Data buku

           Data buku berisi :

              a. Judul buku
              b. Pengarang
              c. Penerbit
              d. Tahun terbit beserta cetakannya
              e. Dimensi buku
               f. Harga buku

4. Ikhtisar Isi resensi buku
5. Kelebihan dan kekurangan buku
6. Penutup resensi buku

-------------------------------------------------------------------------------

Dan berikut ini contoh resensi buku yang ditulis oleh Ade Ubaidil :

Ketika Pemain Pilem Jadi Gubernur




Judul Buku      : SI DOEL
Jenis Buku       : Nonfiksi/Biografi
Penulis             : Rano Karno
Penerbit           : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit    : Cetakan I, Okober 2016
ISBN               : 978-602-03-3456-1
Tebal               : viii + 204 halaman
Harga              : Rp. 60.000,-


Barangkali, judul itu yang tepat merangkum segala isi buku, “Si Doel” karya Rano Karno ini—sekalipun Rano Karno pernah menjajal dunia tarik suara. Bila yang pembaca cari soal hal-hal menarik dari Rano selama menjadi entertainer, tentu salah jurusan, hanya sedikit hal itu disinggung olehnya. Dalam buku ini, Rano menuliskan segala hal-hal selama hidupnya yang belum pernah diungkap kepada publik. Ia blak-blakan soal kisah cintanya, masa kanak-kanaknya, hubungan dengan saudara-saudaranya, orang tuanya, hingga kisah pelik dengan keluarganya yang sentimentil.

Pembaca seperti tak sedang membaca biografi seseorang yang pernah menjadi Role Model para pemuda di awal masa kejayaannya sekitar tahun ’60 dan ’70-an. Akan tetapi, kita seperti membaca sebuah kisah inspiratif tentang sosok anak kampung, yang hidup sederhana dan memiliki cita-cita menjadi pemain film.

Ayahnya, Soekarno M. Noer, memang seorang aktor kawakan sekaligus sutradara—meski belum banyak film yang diproduksi olehnya kala itu. Rano kecil sangat ingin sekali bermain film, seperti kakaknya Rubby Karno yang lebih dulu terjun di dunia akting. Sayangnya, Papa tak pernah mengizinkannya. Sehingga Rano kecil sering mengeluh, “Kakak boleh, Rano nggak boleh (main pilem). Papa kepinginnya Rano jadi pemain bola. Atau Badminton.” (hal.58). Namun, sepertinya memang sudah garis keturunan, pada tahun 1973 ia menjadi pemeran utama bersama Benyamin S. dalam film, “Si Doel Anak Betawi” yang disutradari oleh Sjuman Djaja. Cerita yang diangkat berdasarkan novel karangan Aman Datuk Madjoindo itu. Dan ternyata, Rano kecil sudah membaca novel tersebut sejak usia 7 tahun (hal.19). Rano adalah putra ke-3 dari 6 bersaudara. Dua di antaranya, Rubby Karno dan Suti Karno, bergelut di dunia seni peran juga. Tino, Santi dan Nurli Karno barangkali lebih nyaman berada di balik layar. Mereka bersama tergabung dalam PT. Karno’s Film.

Menginjak usia remaja, namanya semakin melejit setelah membintangi film, “Gita Cinta di SMA” dari novel karya Eddy D. Iskandar dan disutradarai oleh Arizal tahun 1979 (hal.18). Ia berperan sebagai Galih yang memiliki kekasih bernama Ratna, yang diperankan oleh Yessi Gusman. Kemudian tahun 1994 ia kembali berperan sebagai Si Doel dewasa dalam sinetron, “Si Doel Anak Sekolahan”, yang tayang di RCTI. Di sanalah masa puncak kejayaan Rano sebagai aktor kebanggaan Indonesia (hal.19).

Setelah di rasa sudah pernah menjajaki suka-dukanya kehidupan di dunia akting, rupa-rupanya ia belum “puas” memberi manfaat untuk orang banyak. Rano kembali mengejutkan publik di penghujung 2007 dengan menyatakan bahwa dirinya telah ditetapkan sebagai Calon Wakil Bupati (Cawabup) Tangerang sesuai dengan keputusan partai pendukung untuk mendampingi Calon Bupati Ismet Iskandar pada Pilkada Tangerang 2008. Pasangan ini kemudian terpilih sebagai pemenang dan Rano menjadi Wakil Bupati Tangerang untuk periode 2008-2013. Pada 19 Desember 2011, ia mengundurkan diri dari jabatannya karena terpilih sebagai Wakil Gubernur Banten mendampingi Ratu Atut Chosiyah (Gubernur Banten periode 2007-2011). Dan berdasarkan hasil perhitungan yang diumumkan oleh KPUD Banten pada tanggal 30 Oktober 2011, dipastikan pasangan Ratu Atut Chosiyah dan Rano Karno memenangkan hasil Pilkada Banten untuk periode 2012-2017. Itu berarti, ia hanya menjabat sebagai wakil Bupati Kab. Tangerang selama sekitar tiga tahun, sembilan bulan kurang tiga hari, tepatnya tiga tahun, delapan bulan, 27 hari (hal.151).

Ajaibnya, ternyata ada satu scene di sinetron “Si Doel Anak Sekolahan” yang “meramalkan” kalau Tukang Insinyur itu bakal jadi Gubernur. Bermula dari kelakar Babeh Sabeni yang diperankan oleh Benyamin Sueb: “eh Doel, mangkenye gue sekolain lu biar pinter, jangan bodo kayak gue! Jangan cuman jadi supir oplet aja lu. Jadi dong Gubernur, gitu!”. Ternyata itu jadi do’a, dan Si Doel betulan jadi Gubernur di Banten (hal.20). Begini, sejak 13 Mei 2014 hingga 12 Agustus 2015, Rano Karno ditunjuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Banten menggantikan Ratu Atut Chosiyah yang dinonaktifkan terkait kasus suap Pilkada di MK. Setelah tanggal 12 Agustus 2015 sampai sekarang, ia naik jabatan sebagai Gubernur Banten. Kini ia mencalonkan lagi sebagai Gubernur Banten untuk periode 2017-2022 berpasangan dengan H. Embay Mulya Syarief. Rival satu-satunya yakni pasangan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy (Putra kandung dari H. Ratu Atut Chosiyah).

Kelemahan buku ini terlalu banyak informasi yang sama yang terus diulang-ulang di banyak halaman. Terkesan boros kata, buang-buang waktu dan melebih-lebihkan halaman. Sedangkan keunikan buku ini, barangkali karena Rano Karno pernah juga menjadi seorang sutradara dan penulis skenario, cara ia membuat daftar isi pun persis dengan draft sebuah naskah skenario. Dimulai dengan opening teaser; yang berarti halaman awal diisi oleh kata pengantar dari sahabat dan orang terdekatnya seperti: Eddy D. Iskandar, Yessy Gusman, Mandra dan Kinanti. Berlanjut dengan istilah-istilah penulisan dalam skenario semacam: fade out, fade in, cut to, dissolve to flashback. Tiap memasuki bab pun diganti istilahnya dengan act 1; sub babnya jadi scene #1 dan seterusnya sampai berakhir dengan istilah end of act. Setelah kalimat the end, ditutup dengan closing tittle (yang berisi testimoni dari orang-orang yang sudah membaca bukunya).

Sesuai kata Pak Eddy D. Iskandar, dulu waktu remaja Rano pernah menulis begini: “kecil terkenal, remaja disuka, dewasa berwibawa, mati masuk surga”. Barangkali semua pencapaian itu bisa sama-sama kita saksikan. Pesan Pak Eddy, bila ingin dikenang kehadirannya, “Rano mesti menjadi pemimpin yang amanah, yang murni mengabdi kepada rakyat, yang mau mendengar suara rakyat, berani menegakkan pemerintahan yang bersih, jujur dan berwibawa.” (hal.3).
Sebagai warga Banten, tentu saja kami mengharapkan adanya pemimpin yang semacam itu.


Cilegon, 17 November 2016


Bagaimana sob? semoga sudah menemu gambarannya yah. Silakan komentar di bawah ini, jika hendak ada yang sobat pertanyakan.

Semoga bermanfaat, terima kasih.



Tags : CONTOH RESENSI BUKU - CONTOH RESENSI BUKU

Love Letters to Raesha

Love Letters to Raesha



A poem by Mieft Aenzeish



Dear Raesha...

Tonight I'm sure you can see me in a dream in your sleep
because somehow, from how many minutes before I wrote this
I found my soul was picking your fragrant breath
Similar signs misses, that spoken the star to the sky, tonight
: hoping there are no clouds, came in with sorrow rain

In addition to that belief,
I also believe the other stuff that is still one
about how destiny will come
to us, to remove conflict
: To be completely quiet

My Love, every second of my solitude
I make you a real
filling the chest
like sweet sapodilla
: As healthy Honey

And the last verse of my love letter
I want to say to you, my beloved:
"I am you, you in me,
i am in you, you are me”


29.03.2017
Cimahi – West Java – Indonesia






Wednesday, 22 March 2017

Puisi Derek Walcott - Pertengahan Musim Panas ~ Tobago

Pertengahan Musim Panas ~ Tobago


Puisi oleh Derek Walcott



Mentari menyengat tubuh pantai yang luas

Bara yang putih.
Sebuah sungai yang hijau.

Sebuah jembatan,
Telapak tangan kuning telah hangus

Dari rumah singgah musim panas yang menjadikan kantuk sampai Agustus

Hari-hariku telah ditahan,
Hari-hariku telah hilang,


hari-hari yang perlu diatasi, sebagaimana anak-anak perempuan, sembunyikan lenganku.




*translated by M.A. - Puisi Derek Walcott

Puisi Derek Walcott - Cinta Setelah Cinta

Cinta Setelah Cinta

Puisi oleh Derek Walcott


Waktu akan datang
Ketika, bersama dengan kegembiraan
Engkau akan menyambut kedatanganmu sendiri
Di depan pintumu, di dalam cerminmu
Dan masing-masing akan tersenyum menyambutmu

Dan berkata, duduklah disini. makanlah.
Kamu akan kembali mencintai orang asing yang ada dalam dirimu
Berikanlah anggur. Berikanlah roti. Berikanlah kembali hatimu
Kepada dirinya, kepada orang asing yang mencintaimu

Di dalam seluruh hidupmu, siapa yang kau abaikan
Terhadap selainnya, siapa yang tahu dalam hatimu
Catatlah sebuah surat cinta dari rak buku

Dan foto-foto, catatan putus asa,
Kupaslah gambar dirimu sendiri yang membayang di cermin
Lalu duduklah. Nikmati kehidupanmu.




*translated by M.A. - Love After Love

Saturday, 11 March 2017

Pengertian dan Macam-Macam Seni (Update)

Pengertian dan Macam-Macam Seni

image by theodysseyonline.com


Aenze Blog - Pengertian seni pertama kali telah diutarakan oleh Aristoteles, bahwa seni adalah peniruan terhadap alam dengan tetap menjaga sifat idealnya atau disebut mimesis atau mimetric art (Seni mimetrik).

Pengertian seni diatas yang telah diutarakan oleh Aristoteles memang berdasar, karena menurutnya, manusia memang memiliki sifat alami dalam hal meniru sesuatu. Aristoteles percaya bahwa seni, seperti contohnya seni musik, merupakan tiruan dari harmoni dan ritme yang terdapat di lingkungan sekitarnya.  

Kemudian dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia memberikan seni beberapa arti yang baru sesuai dengan perkembangan seni itu sendiri. Berikut ini beberapa pengertian seni yang telah dipaparkan di era modern ini :

J.J Hogman seorang budayawan dan penulis Buku The Word Of Man berpendapat, bahwa seni merupakan sesuatu yang memiliki unsur ide, aktivitas dan artifak.

Seni menurut Alexander Baum Garton, bahwa seni adalah keindahan dan seni adalah tujuan yang positif menjadikan penikmat merasa dalam kebahagiaan.

James Murko berpendapat lain tentang Seni, bahwa seni adalah penjelasan rasa yang indah, yang terkandung dalam jiwa setiap manusia, dilahirkan dengan perantaraan alat komunikasi ke dalam bentuk yang dapat ditangkap oleh indra pendengar ( seni suara), penglihatan ( seni lukis ), atau dilahirkan dengan perantara gerak ( seni tari, drama).

Berikutnya menurut Hilary Bel, bahwa seni adalah istilah yang digunakan untuk semua yang dapat menggugah hati untuk mencari tahu siapa penciptanya.

Dan yang terakhir, pengertian seni yang dijelaskan oleh Ira Adriati, M.Sn (Dosen Seni ITB) yang merupakan salah satu pengertian seni yang menggabungkan beberapa pengertian seni oleh ahli-ahli lainnya bahwa seni adalah proses dan produk dari memilih medium, dan suatu set peraturan untuk penggunaan medium itu, dan suatu set nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dikirimkan dengan ekspresi lewat medium itu, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan, sensasi, atau perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu.


Pengertian seni akan terus berubah seiring berkembangnya teknologi penciptaan rasa yang ada dalam diri manusia, oleh karenanya sekarang ini kita bisa menikmati berbagai macam jenis seni yang ada. Berikut ini macam-macam seni tersebut :


Macam-Macam Seni

Pada umumnya, segala sesuatu yang indah dan berkesan adalah seni. Cara menangkap sebuah kesan dan menghasilkan suatu kesan tersebutlah yang membedakan seni itu sendiri dan membuat beberapa macam seni yakni :


Seni Rupa

Seni rupa adalah sebuah hasil ciptaan kualitas, hasil ekspresi, atau alam keindahan atau segala hal yang melebihi sifat keasliannya serta klasifikasi berdasar objek-subjek terhadap kriteria tertentu yang diciptakan menjadi suatu struktur, sehingga dapat dinikmati menggunakan indera mata dan peraba. Pada intinya seni rupa adalah sebuah karya seni yang membuat bentuk sehingga dapat dinikmati oleh indera mata atau secara visual.

Seni Musik

Seni musik adalah hasil ciptaan manusia yang menghasilkan bunyi suatu ritme dan harmoni yang indah bagi yang mendengarkannya. Bunyi yang dihasilkan oleh seni musik dapat merupakan hasil dari suara manusia contohnya menyanyi, atau acapella atau bunyi dapat dihasilkan dari alat bantu seperti alat musik, contohnya gitar, piano dan alat musik lainnya.

Seni Tari

Seni tari adalah hasil ciptaan manusia yang mengkreasikan gerakan tubuh dalam menghasilkan keindahan bagi yang melihatnya. Dengan seni tari ini, manusia menggunakan bagian-bagian tubuh mereka seperti tangan, kaki, mata, dan anggota tubuh lainnya dalam mengkomunikasikan ekspresi rasa dan bentuk keindahan. Seni tari sering digabungkan dengan seni musik dan seni rupa untuk melengkapi keindahannya.

Seni Teater

Seni teater adalah hasil ciptaan manusia dalam memvisualisasikan imajinasi atau gambaran gambaran yang ada dalam pikirannya, yang berhubungan dengan tingkah laku manusia baik sebagai individu, kelompok ataupun masyarakat. Seni teater ini sering juga digabungkan dengan seni rupa atau seni musik dan bahkan, bisa juga memasukkan seni tari, sehingga pesan yang diinginkan dapat dengan mudah tersampaikan kepada penikmatnya.

Seni Sastra

Seni sastra adalah segala bentuk yang merupakan hasil daya kreasi manusia, yang bisa dinikmati dari segi  visual dan dari makna yang dimilikinya. Itu karena seni sastra menggambarkan suatu keindahan dalam bentuk kata kata, baik itu dituliskan ataupun disuarakan. Contohnya puisi dan kaligrafi.



Demikian tadi tentang Pengertian dan Macam-Macam Seni, semoga apa yang telah dijelaskan diatas dapat menambah ilmu dan pengetahuan bagi sahabat pembaca sekalian. Terima Kasih.


diringkas dari http://hariannetral.com


Saturday, 10 December 2016

Maafkan Aku, Aku Menangkap Isyaratmu Tapi Abai

MAAFKAN AKU, AKU MENANGKAP ISYARATMU TAPI ABAI
oleh Setyo Widodo

Aku menangkap isyaratmu
jangan putarbalikkan siang dan malam
menyuruhmu datang dengan geram 
kali lain keras menarik tangan
aku abai
kau terlalu anggun untuk itu

Aku menangkap sapamu
dari pagi hingga ke pagi tak jemu
lembut hadir dalam segala yang tak terpikir
sekali lain menghentakku yang pandir
aku abai
sungguh anggun engkau untuk ini

Aku menangkap isyarat dan sapamu
dari gelombang-gelombang airmata
dari ombak-ombak kegaduhan hati
dari kehilangan-kehilangan permata
aku abai
maafkan


10.12.2016
Bogor

ilustrasi by huffingtonpost

Friday, 9 December 2016

Aku Tidak Mencintaimu Kecuali Karena Aku Mencintaimu

Assalamualaikum, Salam Sejahtera Sahabat Blog Sastra Indonesia, kali ini saya akan berbagi puisi pada sahabat sekalian, puisi ini saya buat untuk mereka yang sedang patah hati dan semoga bisa lebih cepat beranjak untuk move on. Amiin. Selamat Membaca :


Aku Tidak Mencintaimu Kecuali Karena Aku Mencintaimu
oleh Mieft Aenzeish

Aku mencintaimu, itu benar
dan engkau leburkan cintaku dengan sadar
menjadikanku api yang membakar cintaku sendiri
menjadikanmu kekasih yang tersimpan dalam lemari
: lemari lusuh terbuat dari apa yang kau beri

Aku berangkat pada kecintaanku padamu
dan langit menjadi mendung saat kau ku temu
Aku mengira ini hanya ilusi yang melemahkan
nyatanya, benar memang kau menjadikanku permainan

Aku tidak mencintaimu, kecuali karena aku mencintaimu
kebencianku padamu pun sangat dalam, tak tahu ukuran 
Kau tahu betapa aku, menjadikan waktuku senantiasa untukmu
dan kau menjadikannya salah satu kebodohan hidupku, betulan mencintaimu

Aku ingin berangkat kembali pada hidupku
dan kuputuskan tak ada lagi cinta untukmu yang melekat
biarlah januari nanti menjadi mentari baruku
dan tentangmu telah sampai pada titik tamat


09.12.2016
Bandung

ilustrasi by google